Akhir-akhir ini masyarakat di tanah air dikejutkan oleh peristiwa tewasnya beberapa orang akibat tersambar petir, karena wilayah Jabotabek terus dilanda hujan.
Beberapa sebab mengapa seeorang tersambar petir, dan ada beberapa bentuk sambaran yang menentukan luka pada tubuh.
· Sambaran langsung * petir dari awan ke tanah menyambarmu atau sesuatu yang sedang kamu pegang, seperti gagang golf. Sambaran petir seperti ini dapat mengakibatkanmu langsung meninggal sebelum sempat jatuh ke tanah.
· Sambaran tidak langsung * petir menyambar sesuatu yang berada di dekat tempat di mana kamu berdiri, kemudian meloncat dari benda itu ke tubuhmu.
· Sambaran karena kontak potensial * ketika kamu sedang menyentuh sesuatu, seperti tiang pagar atau pohon. Petir menyambar benda tersebut dan arusnya mengalir melewati benda itu ke tubuhmu.
· Sambaran akibat jalur voltase * kamu sedang duduk di tanah dengan kaki rapat di depanmu, lututmu di atas, dekat dengan titik sambaran petir. Ketika arus petir menyebar, arus itu masuk ke tubuhmu lewat satu titik, katakanlah telapak kakimu dan keluar melalui pantat yang sedang duduk.
· Voltase sentakan * ketika kamu menggunakan semacam peralatan listrik atau telepon, petir menyambar listrik atau jaringan yang berhubungan dengan alat yang sedang kamu pakai. Kemudian, menimbulkan sedikit sentakan pada tubuhmu.
Bagian-bagian yang paling berisiko ketika seseorang tersambar listrik adalah : sirkulasi darah, pernapasan, dan sistem saraf.
· Sirkulasi Darah. Dilaporkan bahwa akibat dari sambaran langsung berakibat fatal terhadap jantung. Ironisnya, jika tesambar petir diberi alat kejut jantung listrik kemungkinan masih bisa bertahan hidup.
· Pernapasan. Akibat buruk yang paling besar pada sistem pernapasan adalah paralysis/kelumpuhan paru-paru. Pernapasan bantuan sangat dibutuhkan sehingga korban tidak mati karena kehabisan oksigen.
· Saraf. Ketika sistem saraf pusat terpengaruh, beberapa hal bisa terjadi, seperti demensia, amnesia/hilang ingatan, paralysis/lumpuh sementara, daya reflek rusak, memori kosong, dan kegelisahan atau depresi.
Jika langit tiba-tiba gelap dan angin agak kencang, itu pertanda awan Cumulonimbus penghasil petir mulai terbentuk. Untuk melindungi diri dari sambaran petir, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan :
Jika kamu berada diluar, lakukan hal-hal berikut ini :
· Cari tempat berlindung, dalam gedung atau mobil. Banyak orang berpikir bahwa ban karet dapat membuatmu aman berada di dalam mobil karena karet tidak dapat menghantarkan arus listrik, padahal di wilayah yang arus listriknya kuat, ban karet bisa menjadi konduktor yang kuat ketimbang insulator. Mengapa Anda aman berada dalam mobil, karena petir akan berjalan mengelilingi permukaan kendaraan, kemudian menuju tanah..
· Sehingga pengendara mobil tak perlu khawatir dengan sambaran petir.
karena petir yang menyambar mobil langsung dinetralkan ke tanah. Penumpang di dalam pesawat juga aman karena pesawat terbuat dari bahan yang bisa melindungi penumpang dari petir.. .
· Bagi petugas yang bekerja di bandara, jangan berlindung di bawah sayap pesawat dan di dekat roda ketika hujan. Alasannya, posisi ekor pesawat yang tinggi bisa tersambar petir dan langsung mengalir ke badan pesawat.
· Hindari berlindung di bawah benda logam yang menjulang tinggi. Orang yang berada di sebuah struktur yang terbuat dari logam, menara misalnya, harus segera masuk ke dalam struktur tersebut. Jangan menyentuh struktur logam yang terkena petir
· Bila Anda berada di kapal, jauhi tiang layar agar tak tersambar petir
· Untuk menghindari petir di tempat terbuka, Anda juga bisa jongkok dengan merapatkan kedua kaki. kemudian tundukan kepalamu serendah-rendahnya tanpa menyentuh tanah. Dengan cara itu, petir yang menyambar di dekat Anda tidak akan mengalir ke dalam tubuh. Namun, kalau kedua kaki anda terbuka, petir itu akan meloncat ke tubuh anda. Ingatlah keterangan pada sambaran karena jalur Voltase –> Anda hanya boleh membuat satu titik kontak dengan tanah.
· Jika Anda sedang berenang dan tiba-tiba mendung gelap, segeralah keluar dari kolam dan masuk ke bangunan terdekat
· Kalau kebetulan Anda sedang berdiri di tempat terbuka, secepatnya dekati obyek yang lebih tinggi, jangan malah menjauhinya. Namun ingat, jangan terlalu dekat dengan obyek tersebut. Jarak maksimal paling aman adalah 2,5 meter dari obyek tinggi itu. Semakin jauh dari obyek yang tinggi, makin berisiko tersambar petir.
· Jangan berdiri di bawah pohon ketika hujan. Petir yang menyambar pohon bisa meloncat ke tubuh orang. Sulur-sulur pohon juga bisa menghantarkan petir ke tubuh.
· Jangan berdiri bergerombol dengan orang lain bila Anda berada di luar ruangan. Buatlah jarak antar orang sekitar lima ( 5 ) meter
· Jika Anda tak menemukan tempat berlindung, berjongkoklah, seperti yang diterangkan diatas, usahakan tangan tidak menyentuh tanah dan jangan berbaring karena bisa memudahkan penyaluran tenaga petir dari tanah ke tubuh Anda
Jika kamu berada di dalam ruangan, lakukan langkah-langkah berikut ini :
· Jika berada dalam rumah hindari posisi yang dekat dengan kontak listrik. Menjauhlah dari lokasi yang berair atau tanah yang basah, serta jauhi pintu, dan jendela.
· Matikan dan cabut kabel power dari stop kontak listrik semua barang elektronik yang Anda miliki, seperti televisi, radio dan komputer untuk mengurangi resiko tersambar petir
· Jauhi telepon. Jika kamu terpaksa menghubungi seseorang, gunakan telepon genggam. Jika petir menyambar jaringan telepon, arus listrik petir akan melewati setiap sambungan telepon yang sangat potensial menyengatmu jika kamu memegang telepon.
· Jauhi pipa saluran air (bath tub, shower). Petir memiliki kemampuan menyambar rumah atau dekat rumah dan arus listrik dapat merambat lewat pipa logam saluran air.
· Gunakan sandal rumah dari karet (sandal jepit) atau usahakan memakai kaos kaki yang kering, sebagai upaya ‘memisahkan’ tubuh kita dari tanah.
Tempat-tempat yang berisiko Tersambar Petir :
· Tempat yang beresiko tersambar petir adalah daerah perbukitan, lereng, daerah terpencil, dan daerah pedesaan. Di perkotaan, risiko terkena petir relatif kecil karena kepadatan penduduk di kawasan tersebut merata.
· Kolam renang.
· Petir juga bisa merambat melalui saluran kabel listrik dan telepon. Kabel telepon yang masuk ke pesawat telepon sebaiknya juga dicabut.
· Antena televisi juga bisa menjadi penghantar petir masuk ke rumah. Konstruksi bangunan yang terbuat dari beton bertulang sebenarnya sudah berfungsi sebagai alat penangkal petir.
%%%%%%%
(Diringkas oleh : NS, dari sumber terpercaya, sebagai pengetahuan ibu-ibu anggota Krida Bhakti Wanita Akprind yang tidak punya banyak waktu untuk meringkas dan browsing, semoga bermanfaat)
Sumber : http://snowbilly.blog.friendster.com/2008/09/
http://kembank.multiply.com/journal

